Risiko Penyakit Dibalik Nikmatnya Makanan Gorengan

26 Nov 2015

 

Siapa sih yang bisa menolak kelezatan aneka gorengan hangat yang tersaji di piring. Bila sudah menikmati sedapnya gorengan hangat, tidak terasa sudah lebih dari 3 potong gorengan yang masuk ke mulut. Ditemani segelas kopi atau teh hangat, sajian gorengan memang selalu menjadi teman akrab di waktu senggang.

 

Mengonsumsi gorengan boleh saja, namun Anda sebaiknya bisa membatasinya. Kebutuhan tubuh manusia akan lemak hanya mencapai 30 persen dari kebutuhan kalori harian. Atau setara dengan maksimal 6 sendok makan minyak goreng setiap hari. Padahal menggoreng aneka makanan hingga renyah pasti tidak cuma membutuhkan 6 sendok minyak goreng, bukan? Beberapa risiko penyakit berikut ini akan meningkat seiring dengan konsumsi gorengan dalam jumlah banyak:

 

Penyumbatan Pembuluh Darah

Lemak trans dari minyak goreng yang dipanaskan ternyata bisa menyumbat pembuluh darah bila dikonsumsi secara terus-menerus. Lemak trans tersebut akan berubah menjadi kolesterol jahat yang menempel dan terakumulasi pada pembuluh darah Anda.

 

Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung

Penyumbatan pembuluh darah di sekitar organ jantung akan membuat darah kesulitan mengangkut oksigen dan karbondioksida secara lancar. Hal ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut, sebab risiko gagal jantung dan gangguan jantung lainnya bisa meningkat. Sayangnya, banyak penderita penyakit jantung tidak menyadari kondisi kesehatannya sebelum mengalami serangan jantung.

 

Bisa Memicu Obesitas

Konsumsi lemak berlebihan dari gorengan akan disimpan oleh tubuh sebagai cadangan lemak. Akibatnya, Anda bisa mengalami kelebihan berat badan hingga obesitas. Bukan hanya menyulitkan aktivitas Anda, obesitas juga berisiko memicu berbagai penyakit komplikasi lainnya seperti penyakit jantung, stroke, dan diabetes.

 

Menjadi Pencetus Penyakit Kanker

Makanan yang digoreng biasanya memiliki kandungan zat acrylamide, salah satu zat karsinogenik (pemicu kanker). Acrylamide akan timbul jika Anda membuat gorengan dengan temperatur tinggi dan proses menggoreng yang lama.

 

Demi mengantisipasi efek buruk konsumsi gorengan, sebaiknya Anda mengonsumsi obat-obat tradisional secara teratur. Salah satu jenis obat tradisional unggulan untuk mendukung kesehatan Anda adalah Obat Dewa Red Kank. obat herbal kanker ini bisa menjadi solusi yang tepat bagi penderita kanker, Obat Dewa Red Kank juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan mengatasi penyakit lain seperti tumor, penyakit stroke, masalah pencernaan, dan sejumlah gangguan kesehatan lainnya.

 

Dengan mengonsumsi Obat Dewa RedKank sesuai dosis, Anda jadi tidak perlu khawatir dengan kondisi kesehatan Anda. Selanjutnya, tinggal melengkapi khasiat Obat Dewa RedKank dengan pola hidup sehat mulai dari sekarang. Inilah saat yang tepat untuk menjaga kesehatan bersama produk obat tradisional RedKank. Untuk keterangan lebih lanjut Anda bisa menghubungi nomor telepon 021-666 755 65 atau 0857-15-888-555.

 

Sumber:

  • redkank.com/product/detail/63-red-kank-super

  • tribunnews.com/kesehatan/2013/04/14/kurangi-makan-gorengan-ini-seabrek-risiko-di-balik-rasa-gurihnya

  • webmd.com/heart-disease/heart-failure/news/20150303/fried-foods-tied-to-raised-heart-failure-risk

  • livestrong.com/article/414700-are-deep-fried-foods-harmful-to-the-health/

Diakses pada tanggal 18 November 2015