Makanan yang dipanggang dan Makanan yang digoreng

20 Jun 2015

Makanan merupakan kebutuhan pokok bagi makhluk hidup. Seringkali, seseorang cenderung mudah bosan terhadap jenis makanan yang diolah selalu sama tanpa variasi lain. Untuk meminimalkan rasa bosan terhadap makanan, seseorang cenderung melakukan pengolahan yang berbeda dalam memasak yaitu dengan teknik memanggang dan teknik menggoreng. Makanan yang dipanggang umumnya dimasak langsung dengan sumber api dengan batas waktu tertentu sehingga memperoleh hasil masakan yang diinginkan. Umumnya pemanggangan lebih sering diperuntukkan untuk menu daging sehingga memperoleh cita rasa masakan yang menggugah selera. Teknik penggorengan merupakan memasak dengan menggunakan banyak minyak sehingga hasil masakan cenderung garing dan chrispy. Masakan ini lebih banyak disukai anak-anak dan makanan olahan ayam paling banyak dipilih ibu-ibu untuk disajikan kepada anaknya karena dinilai mudah memasaknya dan praktis penyajiannya.

Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menggunakan teknik memasak baik dengan dipanggang maupun digoreng agar menghasilkan masakan dengan cita rasa yang tepat tetapi menyehatkan antara lain:

  1. Teknik memanggang
  • Jangan terlalu sering mengonsumsi makanan yang dipanggang.

Makanan yang dipanggang umumnya meninggalkan bekas pembakaran yang berwarna hitam. Bekas pembakaran tersebut apabila sering dikonsumsi dan terakumulasi dalam tubuh akan memicu terjadinya zat karsinogenik yang menyebabkan penyakit kanker.

  • Pastikan masakan anda dalam kondisi matang.

Banyak orang yang cenderung memilih masakan dalam kondisi medium daripada yang benar-benar matang. Dikhwatirkan makanan yang dimasak dan diproses belum matang sepenuhnya tidak akan membunuh cacing maupun mikroorganisme dalam makanan tersebut sehingga akan menyebabkan sakit perut bahkan penyakit cacingan.

  • Gunakan teknik memanggang yang tepat.

Anda bisa menggunakan proes yang tepat sehingga tidak membahayakan tubuh, seperti dengan memanggang pada jarak 15 cm, jangan terlalu dekat karena akan merusak protein pada bahan daging tersebut. Kemudian panggang sebentar saja anda bisa terlebih dahulu mengolah bahan makanan dengan direbus atau dioven sehingga tidak mengundang karsinogen tinggi pada makanan anda. Bungkus dengan aluminium foil sehingga tidak menimbulkan bagian yang gosong.

  • Pilih olahan daging yang sehat

Pada dasarnya bahan yang anda gunakan baik dari daging unggas, daging merah atau sejenis ikan memberikan manfaat untuk tubuh anda. Disarankan untuk anda yang menggunakan daging merah memilih daging tanpa lemak karena dapat memperkecil bahaya makanan yang dibakar, selain itu anda bisa membuang terlebih dahulu kulit unggas agar lebih sehat.

  1. Teknik menggoreng
  • Tidak menggunakan minyak bekas menggoreng berulang kali

Makanan yang digoreng dengan menggunakan minyak yang tidak sehat (minyak bekas) akan menimbulkan beberapa gangguan kesehatan. Termasuk untuk anda yang sering menggunakan minyak penggorengan lebih dari tiga kali pemakaiannya meski terihat jernih akan tetapi kandungannya akan merusak tubuh karena telah digunakan berulang ulang. Dengan menggunakan minyak yang berulang akan mengakibatkan kolestrol jahat yang memicu penyakit jantung, dalam jangka waktu pendek akan mengakibatkan gatal pada tenggorola anda. Sebaiknya anda hindari penggunaannya karena berbahaya bagi kesehatan mengakibatkan berbagai jenis penyakit termasuk hati atau liver.

  • Tidak perlu digoreng kering

Daging merupakan makanan yang mengandung protein hewani yang bermanfaat bagi tubuh. Apabila proses penggorengan terlalu lama, dikhawatirkan akan mengurangi dan merusak protein hewani dalam daging sehingga tubuh akan kehilangan asupan protein dalam makanan tersebut.

  • Jaga suhu minyak saat memasak

Suhu minyak pada saat menggoreng dengan api sedang, rata-rata 180-220oC. Semakin rendah suhunya, semakin sedikit akrilamida yang terbentuk. Sebaliknya, semakin panas semakin banyak akrilamida-nya. Selain itu, minyak goreng yang dipanaskan terlalu tinggi akan teroksidasi dan terpolimerisasi menghasilkan zat-zat radikal bebas dan minyak trans (trans fatty acid) yang berbahaya bagi kesehatan dan memicu kanker.

 

Sumber gambar : http://www.bonappetit.com/wp-content/uploads/2013/07/grilled-pimiento-cheese-and-fried-green-tomato-sandwich-gpc-646.jpg
Diolah dari berbagai sumber

Penulis : Lingga Yuliana